- Kita bisa saja mengaku bahagia dan menganggap semua baik-baik saja. Tapi jika stres sudah menyerang, wajah tak akan bisa menyembunyikan. Bahkan kulit kita pun tahu, lho.
Stres bukan sekadar masalah psikologi. Ia juga ternyata bisa menimbulkan reaksi fisik pada tubuh kita. Saat kita stres, tubuh mengeluarkan hormon bernama cortisol yang juga sering disebut "the stress hormone". Cortisol menyebabkan peradangan di berbagai organ tubuh, termasuk kulit.
Kita sering lupa bahwa kulit juga merupakan organ tubuh. Dan seperti organ lainnya, kulit pun bisa meradang. Hasilnya? Pori-pori yang meradang akan lebih mudah tersumbat. Kolagen yang meradang menyebabkan keriput. Peradangan kulit juga memicu timbulnya gatal-gatal, kekeringan, dan jerawat.
Jadi sudah jelas bukan, bahwa stres sangat memengaruhi kulit? Lalu apa yang bisa kita lakukan untuk mencegahnya? Selalu terima dan akui jika Anda sedang merasa stres. Mengabaikan stress dan berpura-pura semua baik-baik saja justru akan membuatnya makin parah.
Kenali juga ciri-ciri saat Anda sedang stress, misalnya jadi sulit tidur, jadi tak nafsu makan (atau malah jadi makan berlebihan), sehingga saat ciri-ciri stres itu muncul, kita tahu bahwa kita sedang stress dan langsung bisa melakukan penanggulangannya. Caranya bisa dengan bernafas dalam-dalam, berolahraga, meditasi, atau yoga. Sisihkan waktu untuk memanjakan diri sendiri misalnya dengan pijat atau melakukan hobi favorit.
Yang juga tak kalah penting adalah menjaga kesehatan kulit. Pastikan kulit selalu lembap dengan terus menggunakan pelembap dan minum air mineral untuk hidrasi dari dalam.
ANDA TIDAK PERLU MERASA SENDIRI DI DUNIA INI,ANDA JUGA TIDAK PERLU MERASA SEDIH SEBAB SELALU ADA YANG MENCINTAI ANDA.
Senin, 26 Desember 2011
**6 Aturan Kecantikan yang Sangat Boleh Kita Langgar
- Jangan pakai lipstik merah menyala siang hari! Sesuaikanlah warna tas dengan warna sepatu! Itu aturan kuno. Sudah saatnya kita melanggar beberapa "larangan" di dunia mode dan kecantikan.
1. Lipstik merah terang hanya boleh dipakai di malam hari
Siapa bilang? Lipstik merah, atau riasan mata smoky eyes, bisa kita gunakan di siang hari. Asal, jangan gabungkan keduanya. Jika Anda memakai lipstik merah siang hari, pastikan riasan mata Anda natural. Sebaliknya, jika riasan mata Anda cukup "berat", gunakan lipstik dengan warna yang lembut.
2. Rambut panjang tak cocok untuk wanita di atas 50 tahun
Banyak wanita yang sudah berumur memutuskan untuk memotong pendek rambutnya agar terlihat lebih muda dan lebih segar. Padahal tidak selalu seperti itu. Beberapa orang malah terlihat tua dengan rambut pendek yang kaku. Jika rambut Anda sehat, panjangkan saja. Potongan layer yang membingkai wajah bisa membuat wajah Anda terlihat lebih muda, apalagi jika ditambah dengan poni.
3. Warna sepatu harus sama dengan warna tas dan warna ikat pinggang
Menggunakan gaun hitam dengan tas merah, ikat pinggang merah, dan sepatu merah, memang terlihat manis. Gaya matching ini cocok jika Anda ingin tampil bergaya retro. Namun untuk kesan modern, yang diperlukan justru adalah tabrak warna.
4. Demi kecantikan dan kesehatan kulit, jauhi sinar matahari
Sinar matahari memang bisa menyebabkan kerusakan kulit, tapi bukan berarti Anda harus mengurung diri di dalam rumah. Selama kulit selalu dilindungi sunblock, tak ada salahnya sesekali berpanas-panasan.
5. Gaun mini dan celana pendek tak cocok untuk wanita di atas 40 tahun
Hot pants atau rok supermini memang sebaiknya dihindari jika Anda sudah berumur. Tapi siapa bilang Anda tak bisa lagi memakai rok di atas lutut atau mini dress yang cantik? Yang penting, pastikan bagian atasnya tertutup, atau tambahkan cardigan.
6. Jangan gunakan perhiasaan emas bersamaan dengan perhiasan perak
Menurut aturan lama, jika kita memakai kalung emas, pastikan gelang dan anting pun terbuat dari emas. Begitu pun jika kita memakai perhiasan perak. Padahal jika tahu triknya, mencampur 2 jenis perhiasan justru bisa membuat Anda terlihat gaya dan nyentrik. Kuncinya, pakai secara bertumpul dan pastikan jumlah keduanya tak sama. Misalnya, pakai 2 kalung emas dan 1 kalung perak sekaligus. Atau 2 gelang emas dan 3 gelang perak.
**7 Langkah Mudah Agar Riasan Wajah Lebih Tahan Lama
- Secantik apa pun Anda berdandan di pagi hari, rasanya menyebalkan jika di siang hari riasan Anda sudah luntur terhapus minyak dan keringat. Daripada repot berdandan ulang, lebih baik ikuti trik berikut ini agar kosmetik Anda bisa melekat lebih lama di wajah.
1. Agar bulu mata tetap lentik seharian, panaskan penjepit bulu mata menggunakan pengering rambut. Lalu (dengan hati-hati tentunya) jepit bulu mata dua kali. Satu kali di tengah, satu di bagian hampir ujung.
2. Membuat lapisan dari foundation sampai perona pipi adalah kunci agar riasan wajah bertahan. Yang terpenting adalah, pastikan semuanya diaplikasikan tipis-tipis agar wajah tetap terlihat segar dan alami.
3. Agar foundation riasan tidak luntur, aplikasikan krim atau formula cair menggunakan spons hanya pada area-area wajah yang membutuhkannya. Hindari riasan wajah yang seperti topeng! Lanjutkan dengan bedak tabur yang ditepukkan ke wajah menggunakan puff.
4. Tambahkan volume pada bulu mata. Caranya, celupkan sikat bulu mata ke bedak bubuk, pakaikan pada bulu mata, baru lapisi dengan maskara. Trik ini bisa membuat maskara awet.
5. Agar lipstik tak cepat hilang, gunakan foundation tipis-tipis di atas bibir. Bentuk dan isi bibir dengan pensil bibir warna netral. Olesi lipstik, tempelkan bibir ke tisu, lalu tambahkan satu lapis gloss.
6. Untuk riasan mata, pertama gunakan bubuk perona mata warna netral sebagai dasar. Lanjutkan dengan eyeliner, lalu tambahkan selapis lagi perona mata bubuk. Tambahkan satu lapis maskara, tunggu sampai kering, lalu ulangi pemakaian maskara.
7. Jika bulu mata Anda jarang-jarang, pakailah selapis primer bulu mata sebelum menggunakan maskara.
Langganan:
Postingan (Atom)